Tes Penempatan

Deskripsi

Untuk menjamin kompetensi Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri sesuai dengan kompetensi Dokter Indonesia maka perlu dilakukan suatu proses penyetaraan kompetensi yang dimulai dengan keharusan dokter lulusan luar negeri untuk mengikuti proses adaptasi. Adaptasi dilaksanakan untuk memenuhi salah satu persyaratan registrasi dokter. Proses adaptasi adalah penyetaraan kompetensi dan penyesuaian kemampuan terhadap kondisi di Indonesia bagi Dokter dan Dokter Gigi Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri untuk melakukan praktik kedokteran di fasilitas pelayanan kesehatan. Proses Adaptasi Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri dimulai dengan Placement Test/ Tes penempatan.

Placement test/ Tes penempatan yaitu penilaian jenjang kompetensi Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri untuk menentukan durasi pelaksanaan program penyetaraan kompetensi. Placement Test diperlukan untuk menilai kesetaraan pendidikan dan kompetensi yang dimiliki oleh dokter lulusan luar negeri berdasarkan standar kompetensi dokter di Indonesia. Kolegium Dokter Indonesia menyelenggarakan tes penempatan berdasarkan permintaan dari Konsil Kedokteran Indonesia. Pelaksanaan tes penempatan yang bermutu dan kredibel mempunyai peranan penting dalam proses penentuan penyetaraan kompetensi Dokter Warga Negara Indonesia lulusan luar negeri. 

Persyaratan

  • Dokter Warga Negara Indonesia Lulusan Luar Negeri
  • Telah melakukan pendaftaran dan melengkapi administrasi ke KKI
  • Surat Permohonan dari KKI kepada MKKI untuk melaksanakan test penempatan
  • surat permohonan dari MKKI ke KDI untuk melaksanakan test penempatan
  • berkas administrasi calon peserta dari KKI den KDI
  • Prosedur Pendaftaran
  • KKI mengirimkan berkas administrasi pendaftaran calon peserta ke KDI
  • MKKI mengirimkan surat permohonan test penempatan ke KDI yang dilampirkan dengan surat permohonan dari KKI ke MKKI
  • KDI menentukan jadwal ujian tes penempatan
  • Calon Peserta dihubungi oleh pihak KDI 
  • Calon peserta mengisi formulir melalui link google form yang dibuat oleh KDI
  • Peserta melakukan pembayaran tes penempatan

Metode Ujian

Tes Penempatan dilaksanakan secara online dengan menggunakan aplikasi koferensi virtual dan aplikasi ujian yang disediakan oleh KDI. Metode Tes Penempatan meliputi sebagai berikut: 

  1. Ujian teori pilihan ganda atau metode Multiple Choice Question (MCQ) berbasis komputer menggunakan aplikasi ujian dengan jumlah 100 soal dalam waktu 120 menit. 
  2. Ujian essay menggunakan aplikasi ujian berbasis komputer dengan jumlah 10 soal dalam waktu 30 menit. 
  3. Ujian lisan dengan metode wawancara dengan jumlah penguji 2 orang/peserta dan durasi wawancara kurang lebih 30 menit. 

Materi Ujian

a. Ujian teori dengan topik: 

  1. Saraf 
  2. Psikiatri 
  3. Sistem Indra 
  4. Respirasi 
  5. Kardiovaskuler 
  6. Gastrointestinal, Hepatobilier, dan Pankreas 
  7. Ginjal dan Saluran Kemih 
  8. Reproduksi 
  9. Endokrin, Metabolik dan Nutrisi 
  10. Hematologi dan Imunologi 
  11. Muskuloskeletal 
  12. Integumen 
  13. Forensik 
  14. Etika profesi kesehatan dan hukum kedokteran 
  15. Sistem Kesehatan Nasional (JKN) 
  16. Metodologi penelitian, statistik dan epidemiologi 
  17. Pengetahuan keterampilan klinik (procedural knowledge) 

b. Ujian essay dengan topik: 

  1. Penguasaan mengenai kasus klinis kegawatdaruratan dan non kegawatdaruratan. 
  2. Etika Kedokteran 
  3. Wawasan kebangsaan 
  4. Pemahaman dan prosedural klinis 
  5. Mawas diri dan perencanaan tindak lanjut peserta 

c. Wawancara: 

  1. Aspek 1: konfirmasi hasil ujian essay 
  2. Aspek 2: menilai sikap dan penampilan 
  3. Aspek 3: menilai pengalaman pendidikan tahap klinik, mawas diri dan perencanaan tindak lanjut pesert

Jadwal Ujian

Pelaksanaan Tes Penempatan/ Placement Test dilakukan 3 kali dalam 1 tahun sesuai pengiriman calon peserta oleh KKI.

Pengumuman Hasil Placement Test

Pengumuman hasil ujian dilakukan setelah rapat penentuan hasil yang mengandung informasi rekomendasi durasi minimal program adaptasi.

© 2023 Kolegium Dokter Indonesia. All rights reserved.
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram